SEJARAH

Berbekal pengalaman memandu masyarakat di Observatorium Bosscha sejak 1998, Bapak Hendro Setyanto yang juga lulusan Magister Astronomi ITB ini mendirikan sebuah observatory di halaman rumahnya dan diberi nama Imah Noong pada tahun 2012. Pada awalnya Imah Noong layaknya sebuah rumah teropong biasa yang semula hanya digunakan untuk keperluan sendiri, tetapi semakin kesini fungsinya bertambah menjadi daya tarik orang untuk berkenjung ke Imah Noong.

Pembangunan area Imah Noong ini dilakukan secara bertahap mulai tahun 2012 hingga tahun 2014 di pekarangan rumah milik Bapak Hendro. Kemudian pembangunan dilanjutkan dengan menambahkan sarana Masjid Planetarium yang berfungsi sebagai planetarium sekaligus tempat ibadah yang dapat menampung hingga 40 orang dan bisa digunakan bagi para wisatawan yang berkunjung ke Imah Noong.

Seiring dengan semakin banyaknya pengunjung yang berdatangan dengan adanya Imah Noong ini, Bapak Hendro berkeinginan membuat konsep untuk menghadirkan Pariwisata berbasis edukasi yang menggabungkan kawasan sekitar Imah Noong yaitu, pembibitan sayuran, arena panahan, peternakan kelinci dan peternakan sapi perah yang diharapkan dapat membantu pengembangan perekonomian dan pendidikan khususnya untuk Kampung Areng,Desa Wangunsari Lembang.